A. Jarak tanam 132 pohon / ha :
8,333 mtr X 9,090 mtr.
Dalam 100 mtr : 12 = 8,333 mtr.
100 mtr : 11 = 9,090 mtr.
1 ha : 100 X 100 = 10000 mtr2.
Artinya dalam 1 ha terdapat 12 baris, dan dalam 1 baris terdapat 11 pohon.
B. Jarak tanam 143 pohon/ha :
7,692 mtr X 9,090 mtr.
Dalam 100 mtr : 13 = 7,692 mtr.
100 mtr : 11 = 9,090 mtr.
Artinya dalam 1 ha terdapat 13 baris dan dalam 1 baris terdapat 11 pohon.
C. Jarak tanam 154 pohon/ha :
7,142 mtr X 9,090 mtr.
Dalam 100 mtr : 14 = 7,142 mtr
100 mtr : 11 = 9,090 mtr.
Artinya dalam 1 ha terdapat 14 baris dan dalam 1 baris terdapat 11 pohon.
Dalam pemancangan, 7,142 mtr sebagai pancang kepala dan 9,090 mtr sebagai pancang isi.
Pancang rumpukan diambil dari 7,142 X 2 = 14,284 mtr merupakan jarak antar pancang rumpukan.
Jarak antara pancang rumpukan dengan pancang kepala 7,142 : 2 = 3,571 mtr
Posted with WordPress for BlackBerry.




selamat sore pak….
bagaimana dengan cara menentukan jarak tanam perhektar jika lahan atau areal yang kita tanam kelapa sawit dengan topografi berbukit teras kontur dengan kemiringan 40 derajat jika kita mengingikan density 136 pokok/ ha. Tolong penjelasannya pak….
salam kenal dari saya hendro
Terima kasih anda mau berkunjung ke blog saya…
Selamat sore juga pak…
Menentukan jarak tanam pada areal dengan kemiringan 40 derajat sangat curam pak, pastikan bapak membuat teras mekanis.
Biasanya pada areal yang memiliki kemiringan tertentu, kami sarankan bapak menggunakan populasi 132 pohon/ha pak. Sehingga jarak antar teras adalah 100 : 12 = 8,333 m dan jarak antara pohon dalam satu teras adalah 100 : 11 = 9,090 meter.
Atau bapak menggunakan populasi 143 pohon/ha, tapi resiko jarak antara pohon dalam satu teras menjadi pendek (7,692 meter) sehingga dikhawatirkan akan mengganggu produksi nantinya.
Semoga bisa membantu pak.
Salam kenal juga, saya bily.
Tetap SEMANGAATTT…Euy…!!!
mau nanyak lagi mas
seandainya lahan yang ingin ditanam adalah flat (datar) dan kita menginginkan density 136 pokok, berapa jarak tanam yang kita gunakan? Utara dan Selatan.
hehehehehehe
mau nanyak lagi mas
seandainya lahan yang ingin ditanam adalah flat (datar) dan kita menginginkan density 136 pokok/ha, berapa jarak tanam yang kita gunakan? Utara dan Selatan.
hehehehehehe
saya ingin menayakan,untuk wilayah pekanbaru
dmna saya bisa mendapatkn bibit sawit merek marihat yg bersertifikat.
karna d pekanbaru sudah byak bibit sawit marihat yang palsu…….
terimakasih untuk informasi nya……
Terimakasih mas Rudy mau berkunjung ke blog saya…
Mengenai bibit Marihat coba mas Rudy cek di situs PPKS langsung mas ( http://www.iopri.co.id )
Semoga bisa membantu.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss…!
jarak tanam yang jelas untuk tanaman kelapa sawit brapa seh maz….
tolong ya pnjelasan’a pentin9 ne maz …..
d tunggu yaaaaaaaa,,,,,,,,,,
Ha ??
Jadi ini gak jelas ya mbak ???
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss…!
gini loch,,,,
mav dech bukan maz tp o0m ya,,,,
gini loch o0m saya kan mau ikut lomba karya tulis tp saya msih bingung untuk mengambi kesimpulan tentang jarak tanam kelapa sawit,
jelasin ya om
Saya lebih bingung…
Gak jelas pertanyaannya, apalagi tulisannya…
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss…!
huh…..
saya mau tau kesimpulan tantang jarak tanam yang baek……
penjelasannya !!!!!!
plisss help me
Minta tolong, kok marah2 ???
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss…!
pakai saja jaraj tanam dengan menggunakan model sistem segi tiga jarak tanam 9×9………atau model persegi empat pasti ketemu jumlah populasinya masing masing
iiiih ndak mrah2 atuh……………
orang nanya baik2 kok dibilang marah2
Mas..mau tanya. kalau kecambah dari TOPAS tu bagus kwalitasnya?tq
Bagus
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss…!