Alat bukti

Sesuai dengan Kitab Undang – Undang Hukum Pidana pasal 184, alat bukti yang sah adalah :
a. Keterangan saksi.
b. Keterangan ahli.
c. Surat
d. Petunjuk
e. Keterangan terdakwa.

Sedangkan benda yang dapat digolongkan sebagai barang bukti :
1. Benda yang dipergunakan untuk Melakukan tindak pidana.
2. Benda yang dipergunakan untuk Membantu tindak pidana.
3. Benda yang merupakan hasil tindak pidana.

Keabsahan alat bukti harus memenuhi :
– Responsibility (dapat dipertanggung jawabkan)
– Confidentially (jaminan kerahasiaan)
– Non Repudiation (tidak dapat disangkal keberadaanya)
– Integrity (jaminan keutuhannya)
– Authenticity (jaminan keaslian)

Posted by ShoZu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: