Hemat & pelit

Hemat adalah bagaimana mengelola pengeluaran sehingga bisa melakukan cost saving. Misalnya tidak membeli barang-barang yang tidak diperlukan, lebih mengutamakan fungsi barang ketimbang prestise, gengsi ataupun stimulus emosional lain, bisa membedakan mana kebutuhan dan mana yang sekedar keinginan dan hanya mengeluarkan uang untuk hal-hal bermanfaat.

Pelit adalah ketika seseorang bahkan untuk memenuhi kebutuhan sendiri pun enggan mengeluarkan uang. Jadi, persoalannya bukan lagi membedakan antara kebutuhan dan keinginan, tetapi hampir tidak mau mengeluarkan uang. Uang hanya disimpan, tidak jelas peruntukannya untuk apa. Jangankan membantu orang lain, membantu diri sendiri saja enggan.

Sumber : elvyn g masassya dalam koran kompas (8/11/09) hal. 18

Posted by ShoZu

Posted in Uncategorized. Tags: , . Leave a Comment »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: