Beberapa cara mengurangi emisi CO2

1. Tenaga surya
90 persen panel yang telah terpasang dapat digunakan hingga 30 tahun.
(-) : tidak efisien.
2. Tenaga angin
(-) : berisik, mengakibatkan kerusakan alam karena turbin mengacaukan arus angin.
3. Tenaga air
90 persen arus air dapat dikonversi menjadi listrik.
(-) : bendungan merusak arus aliran sungai, menghancurkan habitat, tidak dapat digunakan saat musim kemarau. Bendungan rusak dapat mengakibatkan bencana.
4. Tenaga panas bumi
(-) : proses mengebor ke lapisan bumi sangat mahal.
5. Tenaga osmosis
Listrik dihasilkan oleh osmosis air tawar dengan air laut.
(-) : masih uji coba.
6. Tenaga nuklir
Pembelahan sel menghasilkan 10 juta kali lebih banyak energi dibandingkan hasil pembakaran bahan bakar fosil.
(-) : produk pembelahan uranium radioaktif menyebabkan masalah mengenai pembuangan.
7. Biofuel
Tidak beracun, dapat didaur ulang.
(-) : menghasilkan CO2
8. Menangkap dan menyimpan karbon
Karbon dioksida yang diproduksi ketika membakar batu bara disimpan dalam sumur minyak atau akifer. Mengurangi emisi pembangkit tenaga hingga 90 persen.
9. Carbon trading
Negara penghasil polusi membayar untuk pengurangan emisi pada bagian dunia lain.
(-) : ¹ton karbon berharga senilai 13 dollar AS.
10. Geoengineering
Menyuburkan laut dengan zat besi untuk meningkatkan pertumbuhan alga penyerap CO2 atau memantulkan sinar matahari dengan kaca raksasa di luar angkasa.
(-) : resiko tinggi, mahal.

Sumber : kompas (21/12/09) hal.33

Posted by ShoZu

Posted in Uncategorized. Tags: , . Leave a Comment »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: