Holding BUMN Perkebunan

Merger : penggabungan beberapa perusahaan dengan cara melebur keseluruhan aktiva, hutang dan ekuitas ke dalam satu atau dua perusahaan baru untuk menciptakan efisiensi dan meningkatkan daya saing.

Holding adalah penggabungan modal saham dari beberapa perusahaan ke dalam satu perusahaan induk (holding company) tanpa mengganggu eksistensi dari perusahaan tersebut sebagai suatu entity atau badan hukum dengan tujuan untuk dapat membangun sinergi antar sesama perusahaan melalui perusahaan induk bagi kepentingan penyehatan perusahaan dan percepatan pertumbuhan.
Bentuk holding BUMN perkebunan :
1. Operating holding : perusahaan induk terlibat langsung dalam kegiatan operasional.
2. Strategic management holding : perusahaan induk tidak terlibat langsung hanya pada penetapan kebijakan strategis.
3. Investment financial holding : pemilik anak perusahaan, pengawasan investasi.
Fungsi holding BUMN perkebunan :
A. Menghimpun dana (fund raising) melalui pasar uang dan pasar modal.
B. Mengalokasikan dana kepada anak perusahaan.
C. Pemasaran hasil produksi dari anak perusahaan.
D. Menetapkan kebijakan strategis.
E. Memonitor pelaksanaan operasi setiap anak perusahaan dengan penetapan key performance indicator (KPI).

Sumber : Revitalisasi BUMN Perkebunan melalui strategi holding, Akmaludin Hasibuan, Irham,2008,Fakultas Pertanian UGM, Yogyakarta. 122 hal.

Posted by ShoZu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: